Hadiri Pelantikan IJS Polman, Ajbar DPR RI Tantang Jurnalis: Tetap Kritis, Bangun Kemandirian Lewat Usaha Nyata
POLMAN PELOPORNEWS– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari Komisi IV, Ajbar Abd Kadir, hadir langsung dan memberi semangat besar dalam acara pelantikan pengurus baru Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat Kabupaten Polewali Mandar, Sabtu (30/5/2026). Di hadapan para wartawan dan tamu undangan, ia menegaskan satu pesan penting: suara kritis media adalah syarat mutlak lahirnya kemajuan dan pembangunan yang berkualitas.
Dalam pidatonya yang penuh semangat, Ajbar menekankan bahwa kritik yang objektif, berdasar fakta, dan disampaikan secara proporsional bukanlah penghalang, melainkan kekuatan utama yang dibutuhkan pemerintah maupun lembaga pembuat kebijakan. Menurutnya, tanpa masukan, pandangan kritis, dan pengawasan dari pers maupun lembaga masyarakat, tidak akan pernah ada pembaruan atau terobosan baru.
“Percayalah, tidak ada satu pun gagasan baru, tidak ada inovasi, dan tidak ada perubahan ke arah lebih baik yang lahir tanpa adanya kritik di baliknya. Inovasi itu muncul karena ada masukan, ada catatan kekurangan, ada teguran yang membangun. Kalau semuanya dianggap sudah benar dan diam saja, maka kita akan berhenti berkembang. Itulah sebabnya suara rekan-rekan jurnalis dan LSM sangat kami harapkan dan kami butuhkan,” tegas Ajbar.
Namun demikian, politisi yang membidangi urusan pertanian, perkebunan, kehutanan, kelautan, hingga ketenagakerjaan ini mengingatkan: kritik saja belum cukup. Diperlukan pula jiwa besar untuk bekerja sama, berkolaborasi membangun gagasan, dan bergerak bersama demi kemajuan daerah, tanpa harus kehilangan jati diri dan kebebasan dalam menjalankan profesi.
Lebih dari sekadar pesan semangat, Ajbar juga melontarkan tantangan sekaligus peluang nyata agar organisasi wartawan semakin kuat dan berdiri di atas kaki sendiri. Ia mengajak IJS Polman tidak hanya bergantung pada bantuan pihak lain, melainkan berani melangkah membuka unit usaha produktif yang selaras dengan potensi daerah dan bidang yang ia tangani di DPR RI.
“Di wilayah kita ini pertanian adalah tulang punggung ekonomi. Di Komisi IV tempat saya bertugas, alat dan mesin pertanian sangat banyak tersedia dan didorong penggunaannya. Kenapa IJS tidak berinisiatif mendirikan layanan penyewaan alat pertanian? Bayangkan jika kalian miliki 3 unit mesin pemanen gabungan dan 2 buah traktor saja, pendapatannya bisa mencapai ratusan juta rupiah setiap masa panen. Organisasi bisa mandiri, tidak terikat, dan kualitas kerja semakin terjaga. Yang penting semuanya dikelola rapi, sesuai aturan, dan transparan,” paparnya, memberikan gambaran nyata peluang yang terbentang luas.
Bukan hanya urusan ekonomi, Ajbar juga berkomitmen mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia secara terbuka menawarkan diri menjadi pendamping dan pemantik gagasan apabila IJS Polman rutin mengadakan ruang diskusi bulanan, tempat berbagi wawasan, menelaah masalah, dan merumuskan solusi bersama masyarakat maupun lembaga kemasyarakatan. Ia berharap kantor organisasi kelak berubah fungsi menjadi pusat informasi, tempat belajar, dan ruang edukasi bagi warga.
“Saya ingin sekretariat ini menjadi rumah gagasan. Sebelum suatu masalah diangkat ke pemberitaan, mari kita bahas dulu, cari akar persoalannya, dan temukan jalan keluarnya. Di situ letak peran besar pers, bukan sekadar melaporkan kejadian, tapi juga menjadi bagian dari penyelesaian masalah,” tambahnya penuh harap.
Menutup sambutan, Ajbar mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh pengurus yang baru saja dilantik. Ia percaya dengan semangat yang baru, kepengurusan IJS Polman akan semakin kokoh, berkembang pesat, dan mampu menjadi jembatan penghubung informasi yang jujur, akurat, serta bermanfaat bagi seluruh masyarakat Sulawesi Barat.
Rilis: Humas DPP IJS





