Juli 11, 2026

Antrian Panjang di Sejumlah SPBU Sidrap di Duga Munculkan Pelangsir, Masyarakat Minta Pengawasan Ketat Aparat

Screenshot_20260711-182649

PELOPORNEWS.SIDRAP — Munculnya antrean kendaraan yang sangat panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) belakangan ini, diduga membuka celah bagi maraknya aktivitas para pelangsir yang beroperasi secara bebas dan tidak terkendali.

Keluhan tersebut disampaikan oleh sejumlah pengendara yang harus mengantre hingga berjam-jam.

Mereka merasa kecewa lantaran melihat para oknum yang diduga pelangsir dengan leluasa mengambil jatah bahan bakar untuk dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi.

Hal ini dinilai sangat merugikan masyarakat umum yang sangat membutuhkan bahan bakar untuk keperluan sehari-hari.

Karena situasi yang dinilai semakin tidak kondusif tersebut, para pengendara dan pengguna jalan sangat berharap agar pihak kepolisian, khususnya Polres Sidrap, segera mengambil tindakan.

Masyarakat meminta agar pihak berwenang segera menempatkan personel kepolisian untuk berjaga dan melakukan pengawasan ketat.

Penjagaan diharapkan difokuskan di sejumlah SPBU yang menjadi titik antrean terpadat agar kehadiran aparat mampu meminimalisasi, bahkan memberantas dugaan keberadaan para pelangsir tersebut.

“Kami berharap ada petugas kepolisian yang berjaga di lokasi SPBU. Supaya antrean tertib dan oknum yang diduga pelangsir tidak bisa seenaknya mengambil jatah bahan bakar milik kami warga biasa,” ungkap salah satu pengendara di Sidrap saat ditemui di lokasi antrean pada Sabtu (11/07/2026).

Masyarakat memohon perhatian serius dari pihak berwenang agar masalah ini segera ditangani dengan cepat.

setiap hari menjadi tontonan disetiap SPBU terdapat antrean truk truk diduga pelangsir dan ini sudah menjadi salah satu profesi yang menjanjikan,dimana  mendapatkan minyak subsidi untuk dijual kembali kepada para Penimbun

Sangat diharapkan adanya pengawasan juga dari Patra niaga Pertamina terhadap distribusi minyak subsidi ujar salah seorang warga

Dengan demikian, pelayanan pengisian bahan bakar di SPBU bisa kembali berjalan adil, tertib, dan dapat dinikmati langsung oleh warga yang benar-benar berhak membutuhkannya.