Dari Pammana Wajo ke Bumi Nene Mallomo, Letkol Inf Andi Zulhakim Nahkodai Kodim 1420 Sidrap
PELOPORNEWS.INFO, SIDRAP — Kabupaten Sidrap kini resmi memiliki nahkoda baru di jajaran TNI AD. Letkol Inf Andi Zulhakim dipercaya memegang tongkat komando sebagai Komandan Distrik Militer (Dandim) 1420 Sidrap, menandai babak baru pengabdian perwira TNI kelahiran Pammana, Kabupaten Wajo, tersebut di Bumi Nene Mallomo.
Nama Letkol Inf Andi Zulhakim bukanlah sosok asing bagi kalangan prajurit maupun sejumlah elemen masyarakat di Sidrap. Perwira kelahiran 14 Desember 1982 ini dikenal memiliki rekam jejak panjang dan matang di dunia militer, baik di dalam negeri maupun di kancah internasional.
Karier militernya dimulai sejak lulus sebagai perwira TNI pada tahun 2004. Penugasan pertamanya langsung mengantarkannya ke Jawa Timur, tempat ia mengabdi lebih dari satu dekade. Dedikasi dan konsistensi yang ditunjukkan selama bertugas menjadi fondasi kuat perjalanan kariernya ke jenjang yang lebih tinggi.
Setelah Jawa Timur, Andi Zulhakim melanjutkan pengabdian di Aceh selama lima tahun, kemudian dipercaya bertugas di Jakarta selama tiga tahun. Kariernya semakin menanjak ketika ia ditunjuk sebagai Komandan Batalyon di Maros, sebuah amanah strategis yang memperkaya pengalaman kepemimpinannya di lapangan.
Tak berhenti di situ, ia kembali dipercaya mengemban tugas penting sebagai Komandan Sekolah Calon Bintara di Papua Barat selama satu tahun delapan bulan. Penugasan ini menegaskan kapasitasnya tidak hanya sebagai pemimpin pasukan, tetapi juga sebagai pembina dan pendidik prajurit masa depan TNI.
Pengalaman internasional pun menjadi bagian penting dalam perjalanan Letkol Inf Andi Zulhakim. Pada tahun 2012, ia tergabung dalam Pasukan Perdamaian PBB UNIFIL di Lebanon. Empat tahun berselang, ia kembali mendapat kepercayaan menjalankan misi khusus bersama pasukan PBB di Afrika, membawa nama Indonesia di pentas dunia.
Akhir tahun 2025, Andi Zulhakim resmi mendapat penugasan baru sebagai Dandim 1420 Sidrap. Di daerah ini, ia berkomitmen menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh dedikasi, termasuk mengawal dan mengamankan program-program prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Beberapa program strategis yang menjadi perhatian khususnya antara lain pengawalan pembangunan daerah, pelaksanaan Koperasi Merah Putih, serta rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (TP) yang akan berlokasi di Desa Buae, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap.
Dalam upaya mewujudkan hal tersebut, Letkol Inf Andi Zulhakim menegaskan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, media, dan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai tanpa kebersamaan dan kolaborasi semua pihak.
Komitmen itu ia sampaikan saat coffee morning bersama insan pers di Aula Makodim 1420 Sidrap, Selasa, 6 Januari 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan peran strategis media sebagai mitra dalam menyampaikan informasi yang konstruktif kepada masyarakat.
“Dukungan semua pihak, termasuk media, sangat membantu kami dalam melaksanakan tugas dan fungsi TNI,” ujarnya.
Ia pun menambahkan bahwa dirinya tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dan partisipasi seluruh komponen daerah. Bagi Letkol Inf Andi Zulhakim, pengabdian TNI sejatinya bermuara pada satu tujuan utama, yakni meningkatkan kesejahteraan dan keamanan masyarakat Sidrap secara berkelanjutan. (Um)


