Demi Keindahan Kota: Pemkab Soppeng Tegaskan Penertiban di Kawasan Taman Kalong hingga Lapangan Gasis
SOPPENG PELOPORNEWS– Wajah kota yang rapi, bersih, dan indah menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Soppeng. Kini langkah nyata mulai dijalankan guna menertibkan sejumlah pelaku UMKM yang masih beraktivitas di tempat yang tidak sesuai aturan, khususnya di kawasan Taman Kalong, pelataran Masjid Raya, hingga sekitar Lapangan Gasis.
Tindakan ini diambil bukan tanpa alasan, melainkan untuk menjaga ketertiban umum, kebersihan lingkungan, serta keindahan ruang publik yang menjadi kebanggaan warga Soppeng.
Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Kabupaten Soppeng, Amriadi, menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan selalu dimulai dari jalan yang halus dan manusiawi.
“Selama ini kami sudah mengedepankan pendekatan persuasif, edukasi, dan sosialisasi secara baik‑baik. Namun jika masih ada yang membangkang dan tetap memaksakan diri di tempat terlarang, maka penertiban akan kami lakukan tanpa pandang bulu,” tegasnya saat dikonfirmasi Jumat (19/6).
Pihaknya menegaskan, pemerintah sama sekali tidak melarang masyarakat mencari nafkah. Justru sebaliknya: peluang terbuka lebar, asalkan ditempatkan di jalur yang benar.
“Silakan berusaha, silakan cari rezeki di tempat yang memang sudah disiapkan pemerintah. Yang kami tertibkan hanyalah aktivitas yang mengganggu fasilitas umum, menghalangi jalan, serta merusak pemandangan kota,” tambah Amriadi.
Kawasan‑kawasan yang ditertibkan tersebut merupakan ruang terbuka strategis yang harus tetap indah dan nyaman dinikmati semua orang. Penataan ini juga menjadi bukti komitmen daerah membangun tata kota yang lebih rapi dan berkelas.
Pemerintah berharap para pelaku usaha dapat memahami dan bekerja sama dengan memindahkan aktivitasnya ke lokasi resmi yang telah disediakan. Dengan begitu, roda ekonomi tetap berputar lancar tanpa harus mengorbankan kenyamanan bersama.
“Ingat, aturan dibuat demi kepentingan bersama. Jika tertib, pedagangan tetap aman dan masyarakat pun nyaman menikmati kotanya,” pungkas Amriadi.
Penertiban akan berjalan bertahap namun konsisten. Pendekatan kekeluargaan tetap diutamakan, namun tindakan tegas pasti diterapkan bagi pelanggar yang berulang kali mengabaikan peringatan.





