April 16, 2026

DIPERIKSA BPK.! Jembatan Kessing Soppeng Diduga Lendut, Oprit Retak Parah dan Tergenang Air  

SGN_04_16_2026_1776294098155

SOPPENG PELOPORNEWS– Kontroversi proyek pembangunan jembatan penghubung Desa Kessing dan Desa Leworeng, Kabupaten Soppeng, kini memasuki babak baru. Setelah sebelumnya menuai sorotan publik karena kondisi fisik yang memprihatinkan, bangunan yang menelan anggaran miliaran rupiah ini resmi masuk dalam pemeriksaan teknis oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

 

Tim pemeriksa dari BPK didampingi langsung oleh jajaran Inspektorat Kabupaten Soppeng turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan fisik secara menyeluruh. Mereka tidak hanya melihat dari jauh, tapi membedah detail mutu pekerjaan yang diduga jauh dari standar spesifikasi teknis.

 

Temuan Mengerikan: Retak Bukan Biasa

 

Dalam pemeriksaan tersebut, Muhammad Ashar dari pihak Inspektorat menyoroti temuan yang sangat serius. Sorotan utama tertuju pada kondisi oprit atau bagian ujung jembatan yang mengalami keretakan signifikan.

 

“Ini bukan retak biasa. Keretakan ini sangat mempengaruhi daya dukung tanah dan struktur keseluruhan jembatan,” tegas Ashar dengan nada tegas.

Selain retak, tim juga menemukan indikasi kuat terjadinya lendutan atau penurunan pada badan jembatan. Kondisi ini membuat permukaan jembatan tidak rata dan cenderung melengkung ke bawah.

 

“Dugaan kami, struktur mengalami lendutan. Buktinya jelas, saat hujan air tidak bisa mengalir dan justru tergenang di tengah atau di badan jembatan,” tambahnya.

Mutu Dipertanyakan, Nasib Proyek Menggantung

 

Kondisi ini tentu menjadi pertanyaan besar terkait kualitas material dan metode pengerjaan yang digunakan. Padahal, jembatan ini baru selesai dibangun beberapa waktu lalu dan seharusnya masih dalam masa pemeliharaan (maintenance period).

 

Dengan adanya pemeriksaan langsung oleh BPK ini, masyarakat menanti hasil audit yang akan menentukan nasib proyek strategis tersebut. Apakah akan dilakukan perbaikan total, atau justru terungkap adanya pelanggaran dalam proses pembangunannya.

Tim Pelopornews Soppeng