Dosen THP UMS Rappang dan BPP Kecamatan Baranti Gelar Pelatihan Pembuatan Tapai Pisang Kepok di Desa Sipodeceng
PELOPORNEWS.INFO, SIDRAP –Dosen Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (THP) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) bekerja sama dengan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Baranti menggelar kegiatan pelatihan pembuatan tapai pisang kepok di Desa Sipodeceng, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang. Pada akhir Januari lalu

Kegiatan ini diikuti oleh warga desa, khususnya ibu-ibu rumah tangga dan kelompok wanita tani, yang antusias belajar cara mengolah pisang kepok menjadi produk fermentasi tradisional yang bernilai jual tinggi.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah hasil pertanian lokal, sekaligus membuka peluang usaha berbasis pangan fermentasi tradisional. Dalam sambutannya, Ibu Rukmelia, S.TP., M.Si dari prodi THP UMS Rappang menyampaikan pentingnya pemanfaatan potensi lokal seperti pisang kepok untuk diversifikasi produk pangan dan peningkatan ekonomi keluarga.
“Kami ingin memberdayakan masyarakat desa melalui inovasi pangan lokal. Tapai pisang merupakan salah satu produk fermentasi yang tidak hanya memiliki cita rasa khas, tetapi juga berpotensi sebagai produk fungsional,” ujar ibu Rukmelia.
Materi pelatihan meliputi pemilihan bahan baku yang tepat, proses fermentasi yang higienis, hingga pengemasan produk agar siap dipasarkan. Penyuluh dari BPP Kecamatan Baranti Ibu Minarsih, turut memberikan arahan teknis terkait pengembangan usaha tani terpadu dan strategi pemasaran produk olahan.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari pemerintah desa dan masyarakat setempat. Mereka berharap pelatihan serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak kelompok tani di wilayah Baranti.
Dengan pelatihan ini, diharapkan masyarakat Desa Sipodeceng dapat memanfaatkan hasil pertanian lokal secara optimal dan meningkatkan taraf hidup melalui inovasi pangan yang berbasis kearifan lokal.




