Januari 18, 2026

Duka Mendalam Menyelimuti Kepergian Situr Wijaya, Jurnalis Insulteng.id

Jakarta Pelopornews.info – Situr Wijaya (32), pendiri media online Insulteng.id, ditemukan meninggal dunia di sebuah penginapan di Kebun Jeruk, Jakarta, Jumat (4/4/2025). Kabar duka ini meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, rekan wartawan, dan seluruh pihak yang mengenalnya. Jenazah ditemukan dalam kondisi tertelungkup dan sempat berada di mobil ambulans selama lebih dari 10 jam sebelum akhirnya dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk diautopsi atas permintaan keluarga dan rekan-rekan seprofesi yang dibantu oleh pihak kepolisian setempat.

 

Informasi meninggalnya Situr diterima oleh istrinya, Selvi, sekitar pukul 12.00 WITA. Sejumlah wartawan di Sulawesi Tengah (Sulteng) langsung bergerak cepat untuk mengurus kepulangan jenazah. Ketua PWI Peduli, Heru, menjelaskan bahwa atas arahan Ketua PWI Sulteng, Tri Putra Toana, mereka berkoordinasi dengan Polsek Kebun Jeruk hingga akhirnya jenazah berhasil diambil alih sekitar pukul 20.00 WITA. Iptu Tulus dari Panit Reskrim Polsek Kebun Jeruk mengkonfirmasi hal tersebut.

Proses pemulangan jenazah mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. PWI Sulteng, AJI Palu, dan rekan-rekan seprofesi di Sulteng turut serta dalam pendampingan dan pengurusan. Gubernur Sulteng, Dr. Anwar Hafid, bahkan memberikan bantuan dana sebesar Rp25 juta untuk memfasilitasi kepulangan jenazah ke Desa Bangga, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, desa asal istri almarhum. Selvi, sang istri, mengkonfirmasi penerimaan dana tersebut.

 

Jenazah Situr Wijaya akan dipulangkan setelah proses visum dan autopsi selesai. Almarhum meninggalkan seorang istri dan tiga orang putra. Keluarga menyampaikan terima kasih atas segala bentuk dukungan dan permohonan maaf atas segala kesalahan almarhum selama hidupnya.

 

Situr Wijaya lahir di Purworejo, 1 Agustus 1992. Ia merupakan anak pertama dari dua bersaudara, dengan ayah kelahiran Palembang dan ibu dari Purworejo. Sepanjang kariernya, Situr pernah bekerja di media Mercusur dan Sulteng Raya di Group Triputra, serta menjadi kontributor berita di beberapa stasiun TV dan radio swasta. Dedikasi dan kontribusinya di dunia jurnalistik akan selalu dikenang.