Mei 5, 2026

Gaya “Petani Modern” Bupati Sidrap: Pakai Paralon, Tebar Benih, Target 1 Juta Ton Gabah!

Dari Rapat turun ke Sawah, Tanam Padi Bareng Petani Demi Kemakmuran Sidrap!ย 

Sidrap Pelopornews – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, tak hanya pandai berpidato di forum resmi. Senin (12/5/2025), beliau membuktikan komitmennya terhadap sektor pertanian dengan cara yang tak biasa. Beliau terjun langsung ke sawah Desa Kanie, Kecamatan Maritengngae, menanam padi dengan metode tanam benih langsung (tabela).

 

Tanpa ragu, Bupati Syaharuddin menggulung celana panjangnya, lalu menebar benih padi dengan tangannya sendiri, tanpa alas kaki! Aksi ini disambut antusias para petani, tokoh masyarakat, dan warga setempat yang menyaksikan langsung dedikasi pemimpin mereka.

Lebih menarik lagi, Bupati menggunakan alat sederhana berupa pipa paralon untuk menebar benih secara merata. Ini menunjukkan kesederhanaan dan kepedulian beliau yang nyata terhadap petani. Bukan hanya sekadar simbolis, tetapi aksi nyata yang menginspirasi.

 

Kehadiran Bupati di tengah-tengah para petani bukan hanya sekadar seremoni. Ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah daerah benar-benar hadir dan peduli terhadap sektor pertanian, tulang punggung ekonomi Sidrap.

“Kami tidak hanya hadir dalam rapat-rapat, tetapi juga turun langsung ke sawah, mulai dari menanam, memupuk, menyemprot hama, hingga panen,” tegas Bupati Syaharuddin. “Ini untuk memberi semangat dan motivasi kepada para petani. Mereka tidak sendiri. Target kita jelas: satu juta ton gabah dari Sidrap untuk Indonesia! Ini demi kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Sidrap.”

 

Beliau juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga semangat gotong royong, memperkuat sistem pertanian, dan terus berinovasi agar pertanian Sidrap semakin maju dan berdaya saing.

Dukungan lintas sektor juga terlihat dari kehadiran Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku, Jamaluddin Al Afgani, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan Sidrap, Ibrahim, serta Kepala Desa Kanie, Abdul Majid. Sebelum penanaman, 38 kelompok tani Desa Kanie juga menerima bantuan racun tikus merek Klerat 0,005BB jenis Rodenticide.

 

Aksi nyata Bupati Syaharuddin ini bukan hanya berita, tetapi sebuah inspirasi bagi pemimpin daerah lainnya untuk lebih dekat dengan rakyat dan fokus pada pembangunan berkelanjutan. ( MsH )