Juni 7, 2026

Haru & Cemas Sambut Kepulangan Nurhayati: Jamaah Haji Soppeng Pulang Lebih Awal Karena Sakit, Langsung Dilarikan ke RSUD  

SGN_06_07_2026_1780833398729

Soppeng, Pelopornews – Suasana bercampur haru, syukur, dan kecemasan menyelimuti kedatangan Nurhayati Laraufe, jamaah haji asal Kabupaten Soppeng yang tergabung dalam Kloter 41, Minggu (7/6/2026). Ia harus melakukan tanazul atau pemulangan lebih awal dari jadwal karena kondisi kesehatan terus menurun pasca melaksanakan puncak ibadah haji di Tanah Suci.

 

Nurhayati diketahui mengidap Diabetes Melitus yang mengalami komplikasi, sehingga membutuhkan penanganan medis jangka panjang dan perawatan intensif yang lebih optimal di dekat keluarga. Sebelum dipulangkan, ia sempat dirawat di fasilitas kesehatan Arab Saudi dan dinyatakan layak terbang (transportable) oleh tim dokter PPIH, demi keselamatan selama perjalanan pulang.

 

Setibanya di wilayah Kabupaten Soppeng, Nurhayati langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Latemmamala untuk mendapatkan penanganan segera. Pihak keluarga yang sudah menunggu dengan harapan bisa menyambutnya dengan suka cita, tampak cemas dan khawatir melihat kondisi sang ibu/istri, namun sangat mengapresiasi kesigapan petugas yang langsung memberikan pertolongan pertama dan pendampingan selama perjalanan.

 

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Soppeng, Andi Taufik Adam, menjelaskan bahwa saat ini pasien sudah berada di Ruang IGD RSUD Latemmamala, sedang diperiksa dan dipantau secara ketat oleh tim dokter spesialis dan tenaga medis yang bersiaga sepenuhnya.

“Memang sebelumnya beliau sempat mengalami gangguan kesehatan, namun setelah dinyatakan stabil dan layak terbang, proses pemulangan lebih awal dilakukan agar bisa segera dirawat di rumah sakit daerah bersama keluarga,” ujar Andi Taufik, mewakili pemerintah daerah.

 

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Soppeng, Dr. H. Musriadi, berharap masyarakat dan keluarga tetap tenang dan senantiasa berdoa agar Nurhayati segera diberikan kesembuhan dan pulih kembali untuk bisa berkumpul sepenuhnya bersama keluarga.

 

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pemantauan kesehatan jamaah, terutama yang membawa penyakit penyerta seperti diabetes, mengingat aktivitas fisik padat dan cuaca panas selama ibadah haji bisa memperberat kondisi tubuh. Pemerintah daerah dan tim kesehatan berkomitmen terus memantau perkembangan kondisi seluruh jamaah haji Soppeng, baik yang masih berada di Tanah Suci maupun yang sudah pulang.

 

Hingga berita ini diturunkan, tim medis RSUD Latemmamala masih melakukan pemeriksaan dan persiapan penanganan lanjutan demi memulihkan kesehatan Nurhayati Laraufe.