Januari 20, 2026

Kegiatan Perdana Training dan Sertifikasi PPSDM Migas Cepu, Rigger dan Operator Crane di Kecamatan Muara Jawa

IMG_9669

Pelopornews.Info Kaltim—Kecamatan Muara Jawa resmi membuka kegiatan perdana *training* dan sertifikasi migas Cepu untuk operator crane dan rigger pada Senin (01/09/2025). Acara ini diselenggarakan oleh **Harmonis Kaltim Korwil Kecamatan Muara Jawa, Media Pelopornews.info, dan Federasi Syarikat Pekerja Logam SPMI Kutai Kartanegara**, bekerja sama dengan **PPSDM Migas Cepu**.

Kegiatan pembukaan turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya: Akhmad Badwi, M.App.Ling, M.CIL selaku Kepala Seksi Menengah Kejuruan mewakili Dinas Pendidikan Kalimantan Timur, Camat Muara Jawa Muhammad Ramli, S.E., M.M., perwakilan PT Pertamina Hulu Mahakam HET – CPLO PHM CPA Asep Burhanudin, Kepala SKB Muara Jawa Musrifatun Mukosim serta beberapa Kepala sekolah SMA sederajat atau yang mewakili dan Beberapa Tokoh Masyarakat Muara Jawa.

Ketua panitia penyelenggara sekaligus Ketua Harmonis Kaltim Korwil Kecamatan Muara Jawa Andi Firman menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pelatihan ini. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan yang pertama kali digelar sejak puluhan tahun perusahaan berdiri di wilayah Muara Jawa.
“Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut dengan tujuan membekali generasi muda kita dengan keterampilan dan sertifikasi resmi, sehingga mereka siap bersaing di dunia kerja, khususnya di sektor migas dan konstruksi,” ujarnya.

– Tanggapan Camat Muara Jawa

Dalam sambutannya, Camat Muara Jawa, Muhammad Ramli, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi kepada panitia.
“Pertama, saya ucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara yang sudah menggagas kegiatan ini. Tentu banyak manfaat yang bisa kita peroleh. Dengan adanya pelatihan ini, saudara-saudara tidak perlu lagi jauh-jauh datang ke Cepu. Selama ini kalau ada kesempatan biasanya digagas perusahaan sekitar, seperti PHSS atau PHM, itu pun harus berebut. Kali ini kita batasi dulu karena masih perdana, tetapi ke depan kita harapkan bisa lebih banyak lagi pesertanya,” ucapnya.

Ia juga menyinggung pentingnya keseimbangan kebutuhan tenaga kerja dengan perkembangan industri di Muara Jawa.
“Kita harus melihat potensi dan perkembangan wilayah. Jangan sampai jumlah rigger dan operator crane berlebih, sementara lapangan kerja terbatas. Tetapi kita berdoa, mudah-mudahan ke depan Muara Jawa semakin maju,” tambahnya.

Lebih lanjut, Camat Muhammad Ramli menekankan posisi strategis Muara Jawa yang kini masuk dalam bagian kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Ke depan tentu regulasi di Muara Jawa, Samboja, dan Samboja Barat akan berbeda perlakuannya. Muara Jawa ini unik, karena sebagian wilayah masuk IKN dan sebagian lagi masih di Kutai Kartanegara. Artinya kita punya dua pemimpin: satu di Kutai Kartanegara, satu lagi di IKN,” jelasnya.

Tak lupa, ia juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta, termasuk yang berasal dari luar daerah.
“Juga buat para peserta khususnya dari wilayah luar Muara Jawa, dan kami dari kecamatan juga mewakili panitia memohon maaf atas tempat yang masih dalam serba kekurangan. Tujuan utama kita adalah menambah wawasan, meningkatkan kompetensi, dan semoga ilmu yang didapat bisa bermanfaat. Tujuan akhirnya tentu untuk mencari rezeki yang halal dan membawa kesejahteraan bagi keluarga masing-masing,” pungkasnya.

– Tanggapan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur

Sementara itu, perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur, **Akhmad Badwi**, juga menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Pertama-tama kami dari Dinas Pendidikan tentunya sangat bangga dan bersyukur, karena setahu saya belum pernah ada acara seperti ini sebelumnya, apalagi bisa terlaksana di Muara Jawa. Ini luar biasa dan sangat penting, sebab sertifikasi saat ini sudah menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditolak lagi. Bagi anak-anak muda yang ingin bekerja, meningkatkan keterampilan, atau meng-upgrade skill, sertifikasi merupakan syarat utama yang juga menjadi perhatian perusahaan,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menekankan bahwa sertifikasi bukan hanya formalitas, melainkan benar-benar melalui proses pelatihan yang serius dan intensif. Ia juga berpesan agar peserta tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga mengembangkan kemampuan bahasa Inggris sebagai bekal untuk bersaing hingga tingkat internasional.

– Tanggapan Perusahaan

Perwakilan dari PT Pertamina Hulu Mahakam, **Asep Burhanudin**, menilai kegiatan ini sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kualitas SDM lokal.
“Pertama-tama saya ingin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada teman-teman dari Harmonis Kaltim, PPSDM Migas Cepu, serta seluruh pihak penyelenggara lainnya yang telah menggagas dan melaksanakan kegiatan pelatihan sertifikasi migas construction, khususnya untuk operator crane dan rigger ini.

Kegiatan seperti ini sangat penting, bukan hanya bagi para pekerja, tetapi juga bagi perusahaan dan dunia industri secara luas. Dengan adanya sertifikasi resmi, para tenaga kerja memiliki standar kompetensi yang jelas, sehingga aspek keselamatan, kualitas pekerjaan, dan profesionalitas dapat lebih terjamin.

Kami dari pihak perusahaan sangat mendukung langkah positif ini, karena selain membuka kesempatan peningkatan kompetensi bagi tenaga kerja lokal, juga memberikan nilai tambah dalam menciptakan SDM yang unggul dan siap bersaing, baik di tingkat daerah maupun nasional,” jelasnya.

– Tanggapan SMK Nasional Muara Jawa

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Kepala Sekolah SMK Nasional Muara Jawa, **Ibu Dewi Novitasari**, juga menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya.
“Dengan adanya kegiatan training dan sertifikasi migas ini, alhamdulillah sekali, kami sangat bersyukur bisa ikut hadir pada pembukaan acara. Ini menjadi kabar baik bagi anak-anak Muara Jawa, khususnya lulusan dari sekolah kami, karena mereka tidak perlu lagi jauh-jauh ke Cepu untuk mengikuti pelatihan serupa. Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut di masa mendatang,” katanya.

– Tanggapan PPSDM Migas Cepu

Perwakilan dari PPSDM Migas Cepu, ** Handoko**, yang hadir bersama timnya, turut menyampaikan apresiasi sekaligus pesan dari pimpinan PPSDM yang berhalangan hadir.
“Kami dari PPSDM Migas Cepu memohon izin sekaligus menyampaikan salam dari pimpinan yang pada kesempatan ini belum bisa hadir karena kesibukan lain. Beliau berpesan agar kegiatan training dan sertifikasi di Handil Muara Jawa ini dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Handoko menjelaskan bahwa kegiatan training dan sertifikasi ini merupakan bagian penting untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus kompetensi para peserta.
“Selama dua hari peserta akan mengikuti sesi pelatihan, kemudian dilanjutkan dengan ujian sertifikasi. Meskipun waktunya singkat, kami harap seluruh peserta dapat serius, memperhatikan materi, dan tetap semangat belajar, karena ujian ini menjadi tolak ukur kompetensi yang sangat diperlukan di dunia kerja,” tambahnya.

– Penutup

Pelatihan ini diikuti puluhan peserta dari berbagai perusahaan jasa konstruksi, migas, hingga sektor industri pendukung lainnya. Materi yang diberikan mencakup teori keselamatan kerja, standar operasional prosedur kerja, serta praktik langsung pengoperasian crane dan teknik rigging sesuai ketentuan nasional maupun internasional.

Dengan terselenggaranya kegiatan perdana ini, Kecamatan Muara Jawa diharapkan dapat menjadi salah satu pusat pengembangan sumber daya manusia berkompetensi tinggi di bidang migas dan konstruksi di Kalimantan Timur.

Pelopornews.info Kaltim