Januari 17, 2026

Serah Terima Bantuan Chassis dan Arm Roll untuk Truk Sampah dari KKKS PT PHM, PT PHSS, dan ENI East Sepinggan Ltd kepada TPST GMJB Muara Jawa

Pelopornew.info Kaltim|| Muara Jawa,15 April2025– Dalam upaya mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan serta peningkatan kualitas hidup masyarakat, SKK Migas, PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS), dan ENI East Sepinggan Ltd melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM), menyerahkan bantuan berupa satu unit chassis dan arm roll untuk truk sampah kepada Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Gerakan Masyarakat Jawa Bersih (GMJB) di Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Acara serah terima yang dilaksanakan di gedung Astabrata Kantor Kecamatan Muara Jawa, dihadiri oleh perwakilan dari SKK Migas, PT PHM, PT PHSS, ENI ES, Perwakilan Kapolsek dan Koramil Muara Jawa, pemerintah kecamatan dan lurah se Muara Jawa, beberapa perwakilan Perusahaan seperti PT. Meindo Elang Indah, PT. Kalirayasari, PT. BKY dll, serta pengurus TPST GMJB dan tokoh masyarakat setempat.

Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan hulu migas dalam mendukung program lingkungan hidup, khususnya pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Truk sampah dengan chassis dan arm roll ini akan digunakan untuk mendukung operasional TPST GMJB dalam mengangkut dan mengelola sampah rumah tangga di wilayah Muara Jawa.

Diwawancarai terpisah, Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Kalimantan Sulawesi (Kalsul), Wisnu Wardhana menyampaikan, bantuan chassis dan arm roll truk kepada GMJB Muara Jawa merupakan wujud komitmen industri hulu migas dalam mendukung kelestarian lingkungan khususnya di sekitar daerah operasi.”

“Bantuan sosial ini merupakan realisasi dari program pemberdayaan masyarakat tahun 2025 untuk wilayah Muara Jawa dari KKKS PT Pertamina Hulu Sanga Sanga, PT Pertamina Hulu Mahakam dan ENI East Sepinggan Ltd. Harapannya, bantuan ini dapat berkontribusi positif dalam meningkatkan pengelolaan sampah dan mendukung kebersihan di Muara Jawa.
“Kami juga berterima kasih kepada Masyarakat Muara Jawa dan Pemerintah Kecamatan Muara Jawa atas dukungan dan kerjasama yang diberikan demi kelancaran kegiatan operasi hulu migas. Semoga sinergi ke depan semakin baik dan kolaborasi dapat terus berjalan dengan baik sehingga industri hulu migas dapat terus memberikan manfaat.” tutup Wisnu.


Sementara itu Ketua Gerakan Muara Jawa Bersih (GMJB), H. Ahmad Taufiq, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini.

“Kami dari GMJB sangat-sangat berterima kasih kepada SKK Migas, PHM, PHSS, dan ENI ES. Perusahaan-perusahaan yang ada di Kecamatan Muara Jawa ini sudah banyak membantu kegiatan kami,” ujar H. Ahmad Taufiq.

Beliau juga berharap agar keberadaan perusahaan-perusahaan tersebut di Muara Jawa terus memberikan dampak positif dan keberlanjutan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

“Kami berharap perusahaan-perusahaan ini tetap eksis di Kecamatan Muara Jawa dan selalu mendapatkan banyak proyek, baik dari PHSS, PHM, maupun ENI ES. Kalau dulu mungkin hanya satu sumur, semoga bisa berkembang jadi 131 sumur. Tapi jangan merasa bersaing ya, karena GMJB juga sekarang sudah bisa memproduksi solar, bensin, dan minyak tanah—ada alatnya juga,”** tambahnya disambut tawa dan tepuk tangan peserta acara.

Program ini merupakan wujud nyata tanggung jawab sosial perusahaan serta kolaborasi yang harmonis antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Camat Muara Jawa, Muhammad Ramli, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kolaborasi yang terbangun dalam mendukung pengelolaan sampah di wilayahnya.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa hadir bersama dalam rangkaian serah terima bantuan CSR dari tiga perusahaan yang disponsori oleh SKK Migas, berupa truk sampah jenis *arm roll*. Ini adalah buah dari kerja sama panjang yang mempersatukan tiga program CSR menjadi satu, agar bisa mewujudkan satu unit truk yang sangat dibutuhkan oleh GMJB dan masyarakat Muara Jawa,” ungkap Muhammad Ramli.

Ia menjelaskan, awalnya permintaan bantuan sempat terkendala oleh keterbatasan anggaran masing-masing perusahaan. Namun, melalui fasilitasi SKK Migas, akhirnya dilakukan pertemuan virtual yang menyatukan komitmen tiga perusahaan untuk menggabungkan anggaran dan mewujudkan bantuan tersebut.

Ramli juga menekankan bahwa pemilihan jenis truk *arm roll* adalah keputusan yang strategis karena lebih efisien secara operasional. “Kalau kita pakai dump truk, itu butuh tenaga kerja lebih banyak, biaya operasional juga lebih tinggi. Tapi dengan *arm roll*, cukup dua orang, satu supir dan satu pendamping. Ini lebih realistis untuk kondisi lapangan kita,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Ramli juga menceritakan perjuangan panjang dalam menangani persoalan sampah di Kecamatan Muara Jawa. Ia bahkan menyebut dirinya turut belajar ke Yogyakarta dan Bogor untuk menimba ilmu tentang pengelolaan sampah dan inovasi seperti produksi BBM dari sampah plastik, budidaya maggot, hingga pengolahan pupuk dari limbah organik.

“Saya salut kepada GMJB. Mereka bukan hanya menangani sampah, tapi kini sudah berkembang ke tahap pengolahan dan pemberdayaan. Tenaga kerja yang diserap GMJB saat ini sudah 39 orang, dan akan terus bertambah seiring pengembangan unit usaha seperti pabrik pupuk. Ini pencapaian luar biasa yang turut didukung oleh perusahaan dan pemerintah,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Camat Ramli menyampaikan komitmen Pemerintah Kecamatan dan Kabupaten Kutai Kartanegara untuk terus mendukung GMJB. Ia menyampaikan bahwa tahun 2026 telah diprogramkan pembangunan tambahan satu bangunan baru untuk pengolahan pupuk oleh GMJB.

“Kami harap dukungan seperti yang dilakukan oleh SKK Migas, ENI ES, PHM, dan PHSS, ini dapat menjadi contoh kolaborasi nyata bagi perusahaan-perusahaan lain di Muara Jawa. Penanganan sampah adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

Pelopornews.info Kaltim