Februari 14, 2026

Mahasiswa Adminkes UMS Rappang Kembali Gelar Seminar Hasil Skripsi ,Mengangkat Isu Penting Seputar Kesehatan Remaja.

PELOPORNEWS.INFO,SIDRAP–Mahasiswa Administrasi Kesehatan UMS Rappang Kembali laksanakan Seminar Hasil Skripsi ,Mengangkat Isu Penting Seputar Kesehatan Remaja.

Putri Anggraeni, mahasiswa angkatan 2021, tampil memaparkan penelitiannya yang berjudul “Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Siswi SMA Negeri 6 SIDRAP.” Seminar ini berlangsung pada Jumat, 9 Mei 2025, pukul 10.00 WITA, bertempat di Ruang Ujian Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK).

Dalam penelitiannya, Putri mengkaji lebih dalam tentang apa yang menyebabkan anemia di kalangan siswi kelas 10 SMA Negeri 6 SIDRAP. Masalah anemia ini bukanlah hal sepele, sebab bisa berdampak besar terhadap kondisi fisik dan prestasi belajar siswi.

Apa yang terjadi jika siswi mengalami anemia?
Anemia dapat menyebabkan rasa lelah yang berlebihan, lesu, pucat, serta menurunnya daya tahan tubuh. Tak hanya itu, kondisi ini juga bisa memengaruhi kemampuan konsentrasi, semangat belajar, dan bahkan mengganggu perkembangan otak remaja. Dampaknya bisa membuat siswa kesulitan mengikuti pelajaran dan kurang aktif di sekolah.

Menurut  Putri bahwa ada beberapa penyebab utama anemia pada siswi SMA tersebut: kurangnya konsumsi makanan bergizi, sering bergadang, stress, tidak teraturnya konsumsi tablet tambah darah (TTD). Ia menekankan bahwa pencegahan anemia harus dimulai dari rumah dan sekolah, dengan edukasi gizi yang cukup dan peran aktif orang tua serta guru.

Seminar ini dibimbing oleh dua dosen, yakni Khaeriyah Adri, S.KM., M.Kes sebagai Pembimbing 1 dan Mardhatillah, S.KM., M.Kes sebagai Pembimbing 2. Adapun tim penguji terdiri dari Sunandar Said, S.Kep., Ns., M.Kes (Ketua Penguji), Devy Febrianti, S.KM., M.Kes (Sekretaris Penguji), dan Apt. Pratiwi Ramlan, S.Farm., M.A.P (Anggota Penguji).

Para dosen penguji memberikan apresiasi atas topik yang diangkat Putri karena sangat relevan dengan kondisi remaja saat ini, khususnya di daerah. Mereka berharap hasil penelitian ini bisa menjadi acuan dalam meningkatkan perhatian terhadap kesehatan siswi sekolah menengah, sehingga mampu mencetak generasi muda yang lebih sehat, cerdas, dan produktif. ( Um)