Mahasiswa KKN Angkatan 7 Desa Rijang Panua Sulap Limbah Kulit Pisang Jadi Es Mambo & Es Krim
PELOPORNEWS.INFO,SIDRAP – Mahasiswa KKN Angkatan 7 Desa Rijang Panua menghadirkan inovasi unik dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di Kantor Desa Rijang Panua, Minggu (24/8/2025). Dalam kesempatan tersebut, para mahasiswa memperkenalkan cara mengolah limbah kulit pisang menjadi produk es mambo dan es krim yang sehat, higienis, sekaligus bernilai ekonomi.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Rijang Panua Rudi Tompang beserta perangkat desa, mahasiswa KKN IAIN Parepare, pelaku UMKM, serta masyarakat setempat. Acara berlangsung sejak pukul 10.00 WITA hingga selesai dengan agenda pemaparan materi, diskusi interaktif, dan tanya jawab mengenai potensi pemanfaatan kulit pisang sebagai bahan olahan.
Menurut para mahasiswa, sosialisasi ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat dan pelaku UMKM agar lebih kreatif dalam memanfaatkan bahan yang sering dianggap limbah. Dengan inovasi sederhana, kulit pisang bisa diolah menjadi produk bernilai jual yang membuka peluang usaha baru.
“Kami dari Mahasiswa KKN Angkatan 7 Desa Rijang Panua bersama teman-teman KKN IAIN Parepare merasa bangga dapat berbagi ide dan wawasan kepada masyarakat. Harapan kami, sosialisasi ini mampu menginspirasi pelaku UMKM untuk lebih kreatif memanfaatkan sumber daya lokal.
Kulit pisang yang sering dianggap limbah ternyata bisa menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomi,” ujar Ramdan Darwin, perwakilan Mahasiswa KKN UMS Rappang Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (THP).
Sosialisasi ini mendapat sambutan positif dari para pelaku UMKM yang menilai inovasi tersebut dapat menjadi inspirasi sekaligus motivasi dalam mengembangkan potensi lokal. Selain menambah pengetahuan, kegiatan ini juga membuka wawasan baru tentang strategi pemasaran produk olahan desa.
Kegiatan berlangsung lancar, penuh diskusi, dan menghasilkan semangat baru untuk mendorong pengembangan produk olahan lokal yang inovatif di Desa Rijang Panua.





