Februari 10, 2026

Polsek muara jawa dengan dukungan Polres kutai kartanegara Gelar Doa bersama Pilkada Damai Dan Peringatan Maulid Arbain Nabi Muhammad SAW

Pelopornews.info| Muara jawa-Halaman polsek muara jawa kembali di padati oleh ratusan pengunjung baik dari masyarakat umum maupun dari para pejabat pemerintahan setempat pada 30 September 2024, Dalam rangka menjaga kondusivitas menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Polsek Muara Jawa bersama Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar) mengadakan kegiatan doa bersama dan dirangkaikan dengan peringatan Maulid Arbain Nabi muhammad SAW.

 

Acara tersebut dihadiri oleh timses dari masing masing paslon cagup/cawagub kalimantan timur dan cabup/cawabup kutai kartanegara, jajaran kepolisian, danramil beserta jajarannya, Camat muara jawa, tokoh masyarakat, tokoh agama, forum komunikasi umat beragama, serta para ormas dan LPM semuara jawa, juga lembaga adat serta warga setempat, dengan harapan menciptakan suasana damai dan aman selama proses demokrasi berlangsung.

 

Kapolres Kukar, dalam sambutannya yang di sampaikan oleh kapolsek muara jawa, Iptu Dedik i.prasetyo S.H, M.H, “dalam pelaksanaan pemilihan calon pemimpin eksekutif, tentu akan selalu ada percik konflik, namun demikian kami berharap kedewasaan politik, harus menguatkan masyarakat sebagai pemilih untuk tetap berpegang pada prinsip persaudaraan dan keadaban, berbeda pilihan itu tentu saja boleh, akan tetapi dalam proses pemilihan, jangan sampai menjadi alasan terjadinya konflik di tengah tengah masyarakat, kita harus saling menghargai pilihan masing masing dengan tetap mengedepankan keadaban, persaudaraan dan tali ukhuwah islamiyah.

 

Oleh karenanya, melalui momentum doa bersama ini untuk kesuksesan pelaksanaan pilkada 2024, kami mengajak semua pihak baik tokoh agama, tokoh masyarakat, pemangku kebijakan maupun masyarakat, untuk bersama-sama kita mengawal pilkada 2024, yang akan dilaksanakan di tanggal 27/11/2024 pada hari Rabu mendatang agar tetap aman tanpa permusuhan.

 

Kami juga berharap baik penyelenggara pemilu,tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat agar dapat ikut serta mengedukasi masyarakat untuk tidak menggunakan ISU sara dalam pemilu,

karena ISU sara dapat meretakkan tali ukhuwah, tali persaudaraan, begitu juga kepada para pejabat, pemangku serta asn tni, Polri harus tetap menjaga netralitas, dan integritasnya,sebagai cermin kepada masyarakat bahwa kita juga memiliki tanggung-jawab untuk menciptakan pemilu yang aman, damai dan bermartabat yang berkualitas di wilayah kita.

“kami menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, agar tentunya ikut bersama-sama di dalam kegiatan pesta demokrasi yang akan kita laksanakan nanti agar dapat berjalan dengan aman, tentram dan damai, apapun yang terjadi di wilayah luar sana di wilayah luar muara Jawa, baik di provinsi, Kabupaten bahkan di belahan Pulau lainnya, itu adalah karakteristik di wilayah mereka. kita mempunyai tanggung-jawab bersama di wilayah muara Jawa untuk menjaga suatu kerukunan yang saat ini sudah terjaga.

 

Dalam tahun ini sudah ada dua kali pemilihan, yakni pemilihan presiden yang telah kita lalui bersama yakin dan percaya dapat berjalan dengan aman, tentram dan damai. ada satu event yang besok akan kita laksanakan, tentunya kami mohon kepada, para tokoh-tokoh agama, pemangku kepentingan dan seluruh masyarakat muara Jawa untuk tetap menjaga situasi kondusif aman tentram dan damai.” demikian sambutan kapolres yang si sampaikan polsek muara jawa

 

Selanjutnya kapolsek iptu dedik i. prasetyo menghimbau kepada para hadirin. ”kami mengharapkan kepada,seluruh warga masyarakat dapat menjalani rutinitas dengan aman, tentram dan damai. saat ini sudah memasuki kampanye yang berlangsung selama 60 hari ke depan, ada kampanye terbuka, ada kampanye dialogis juga ada kampanye melalui media Massa, mari kita sama-sama menghormati pilihan pasangan, pilihan hati orang lain, semua yang terpilih nantinya yang menjabat sebagai bupati serta wakil bupati, gubernur wakil gubernur, tentunya secara sunatullah, sudah tercatat di lawul mahfudz, siapa yang menjadi pemimpin adalah yang terbaik bagi kita semua.

mari kita,menjaga situasi ini, untuk tetap aman dan kondusif di muara Jawa ini.” jelas Dedik

 

Pentingnya menjaga persatuan di tengah kontestasi politik yang kerap kali memicu perbedaan pendapat. Ia menegaskan bahwa Pilkada bukan hanya ajang memilih pemimpin, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat ikatan kebersamaan dan gotong royong antarwarga. “Demokrasi yang sehat harus dijalani dengan damai dan sejuk, tanpa ada perpecahan atau konflik,”

 

Kegiatan doa bersama ini dipimpin langsung oleh kepala kantor urusan agama(KUA )Muara jawa Darmansyah S.H.I dan di ikuti oleh para habaib, guru besar pondok pesantren handil 4 dan seluruh yang hadir di acara tersebut. Mereka memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk keselamatan dan kelancaran pelaksanaan Pilkada. Mereka juga berdoa agar pemimpin yang terpilih nantinya dapat membawa kesejahteraan dan kedamaian bagi seluruh masyarakat Kutai Kartanegara.

 

Selain doa bersama, acara ini juga dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang menjadi sarana introspeksi dan renungan bersama bagi seluruh yang hadir diacara tersebut untuk meneladani sifat-sifat mulia Rasulullah, seperti kebijaksanaan, kesederhanaan, dan keadilan. Nilai-nilai ini diharapkan dapat menjadi panduan dalam menjaga kerukunan selama masa Pilkada.

 

Kegiatan ini juga diadakan sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab kepolisian terhadap stabilitas daerah. Ia berharap masyarakat tetap tenang, tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah, dan menjaga suasana damai hingga Pilkada selesai. semua elemen wajib untuk bersama-sama menjaga Pilkada ini agar tetap kondusif dan aman

 

Antusiasme masyarakat terhadap acara ini terlihat dari tingginya partisipasi warga, yang turut mendukung upaya menjaga ketertiban dan keamanan. Mereka menyadari betul pentingnya menjaga kedamaian dan keharmonisan, apalagi di tengah perbedaan pandangan politik. Dengan adanya doa bersama ini, diharapkan segala potensi konflik bisa diminimalisir.

 

Dengan berlangsungnya acara ini, Polsek Muara Jawa dan Kapolres Kukar berharap agar seluruh proses Pilkada 2024 di wilayah Kutai Kartanegara akan berjalan dengan aman, lancar, dan penuh kedamaian. Mereka mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan memperkuat persatuan demi masa depan daerah yang lebih baik.

 

Pelopornews.info kal-tim