Program listrik masuk sawah Syaharuddin alrif, tekan biaya produksi, tingkatkan hasil panen
Pelopornews.info sidrap-listrik masuk sawah menjadi salah satu program mekanisasi pertanian ,listrik terbukti menjadi sumber energi yang lebih murah dan efisien Sehingga program listrik masuk sawah kemudian sudah banyak dikembangkan di beberapa daerah di indonesia
Listrik masuk sawah Salah satu program unggulan pasangan bakal calon Bupati sidrap 2024 SAR-KANAAH
Menurut syaharuddin alrif yang selalu dipanggl kakak SAR kalau nantinya diberi amanah oleh masyarakat untuk memimpin di bumi nene mallomo
program listrik masuk sawah akan di optimalkan di lahan 31 rb hektar sawah tadah hujan yang ada dikabupaten sidrap hal ini disampaikan wakil ketua DPRD Provinsi sulawesi selatan ,kamis 18/7/2024
Lanjut dikatakan SAR dengan listrik masuk sawah ini akan menekan biaya produksi pertanian tetapi bisa meningkatkan hasil produksi petani secara otomatis meningkatkan penghasilan masyarakat .
Karena Komponen terbesar pertanian adalah air lancar ,pupuk lancar Dan bibit yang tersedia
Dengan adanya listrik masuk sawah akan membantu petani untuk mendapatkan air melalui pompanisasi listrik
dibanding memakai gas melon ,
untuk pompanisasi melalui listrik masuk sawah lebih ringan dan lebih efektif sekaligus menghindari kelangkaan gas melon
Jika menggunakan gas elfiji untuk kebutuhan pertanian akan menghabiskan dana sekitar 4,8 juta rupiah setiap hektar namun jika pompanisasi listrik hanya sekitar 1,8 juta rupiah perhektarnya dengan akan menekan biaya produksi sebesar 93 miliar penghasilan masyarakat lebih meningkat ujarnya
dengan selisih sekitar 3 juta rupiah ini jika dikalkulasikan dengan luas lahan 31 ribu hektar ini petani akan menghasilkan sekitar 372 Miliar setiap tahunnya. *





