Januari 17, 2026

Rapat Koordinasi Pengamanan Kunjungan Kerja Wakil Presiden RI di Samarinda

Rapat Koordinasi Pengamanan Kunjungan Kerja Wakil Presiden RI di Samarinda

Pelopornews.info Kaltim-Samarinda Senin, 10 Februari 2025, pukul 14.50 hingga 16.20 WITA, telah dilaksanakan Rapat Koordinasi Pengamanan Kunjungan Kerja Wakil Presiden Republik Indonesia di Ruang Mangkupalas, Balaikota Samarinda, Jalan Kusuma Bangsa.

 

Rapat ini dipimpin oleh Danrem 091/ASN, Brigjen TNI Anggara Sitompul, dan dihadiri oleh sekitar 100 peserta yang berasal dari berbagai instansi terkait.

Dalam rapat tersebut, Kasiops Korem 091/ASN, Kolonel Inf Jamed Nijo, memaparkan berbagai aspek pengamanan, termasuk perkiraan potensi ancaman seperti titik rawan unjuk rasa terkait isu kenaikan harga BBM dan kelangkaan gas LPG 3 kg. Selain itu, kondisi cuaca yang tidak menentu berpotensi mengganggu jadwal kegiatan, serta ancaman aksi terorisme, Juga kemungkinan bencana alam yang perlu diantisipasi.

 

Rapat ini juga membahas rencana kunjungan Wakil Presiden yang dimulai dengan take off dari Bandara Singkawang pada pukul 10.30 WITA. Setibanya di Samarinda, Wapres akan mengunjungi beberapa lokasi strategis seperti Puskesmas Remaja, Stadion Segiri, dan Terowongan Selili.

 

Terkait pengamanan, beberapa subsatgas akan dilibatkan di berbagai titik, termasuk Bandara APT Pranoto yang dipimpin Danlanud Dhomber, Helipad Temindung yang dipimpin Kadispotdirga Lanud Dhomber, Puskesmas Remaja yang dipimpin oleh Danyon Kav 13, Stadion Segiri yang dipimpin Kasdim 0901 Samarinda, dan Terowongan Selili yang dipimpin oleh Danyon Zipur 17/AD. Pengamanan di Sungai Mahakam akan dipimpin oleh Danlanal Balikpapan.

 

Sebagai bagian dari persiapan akhir, Apel Gelar Pasukan akan dilaksanakan pada Selasa, 11 Februari 2025, pukul 16.30 WITA di Lapangan GOR Segiri. Dalam agenda tersebut, Dantim Advance Paspampres, Mayor Cpl Angga Prayoga, menegaskan beberapa poin penting. Di antaranya adalah larangan pemasangan spanduk provokatif dengan penertiban secara persuasif, tidak ada penutupan jalan sepanjang rute kunjungan, sterilisasi lokasi akan dilakukan tiga hari sebelum kunjungan, dan gladi pengamanan akan digelar di setiap titik yang akan dikunjungi Wapres. Penyambutan Wapres akan bersifat dinamis tanpa seremonial di bawah tangga pesawat.

Sementara itu, Kabinda Kaltim, Brigjen TNI Aldrin Ali Bahasoan, mengingatkan bahwa pola unjuk rasa di Samarinda berbeda dengan wilayah Jawa, di mana aksi lebih bersifat gerilya. Oleh karena itu, aparat keamanan diminta untuk selalu waspada dan menyesuaikan strategi pengamanan.

 

Pelopornews.info-Kaltim