Enrekang Bebas Takut Berobat! UHC Madya 2026 Jadi Hadiah Kesehatan Emas untuk Massenrempulu
Pelopornews
Ballroom JIEXPO Kemayoran, Selasa (27/1/2026) – Kabupaten Enrekang menorehkan babak baru dalam perjuangan kesehatan rakyat! Pemerintah daerah berhasil memboyong penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 kategori Madya – sebuah pengakuan gemilang yang membuktikan akses layanan medis di sini bukan lagi hak istimewa bagi yang mampu, melainkan hak dasar yang siap menjaga setiap jiwa warga Bumi Massenrempulu.

Angka yang Bicara Keras: Hampir Semua Warga Terproteksi!
Bukan sekadar pujian kosong – prestasi ini dibangun di atas data yang tak bisa dinafikan:
– Cakupan kepesertaan melesat hingga 98,31% dari total populasi daerah.
– 235.211 jiwa kini memiliki kartu JKN aktif yang siap jadi tameng perlindungan saat sakit.
– Komitmen finansial tanpa kompromi: Pemkab Enrekang telah melunasi seluruh iuran hingga Desember 2025, termasuk menyelesaikan semua tunggakan tahun 2024 yang pernah menjadi beban.
“Kami Pastikan Tak Ada yang Lagi Menangis Karena Biaya Obat!”
Bupati Enrekang, H. Muh. Yusuf Ritangnga, menyampaikan kegembiraan dengan penuh semangat saat menerima penghargaan. Menurutnya, angka 98% bukan sekadar angka statistik, melainkan bukti bahwa pemerintah benar-benar ada di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah! Predikat Madya ini adalah hasil kerja sama seluruh lapisan masyarakat. Kami ingin memastikan tidak ada satu pun warga Enrekang yang takut berobat hanya karena khawatir dengan biaya. Ini adalah wujud nyata keadilan sosial yang kami janjikan!” tegasnya.
Bupati juga menekankan bahwa tantangan selanjutnya bukan hanya mempertahankan capaian ini, melainkan menjadikan kualitas layanan di puskesmas dan RSUD setara dengan komitmen perlindungan yang telah diberikan.
Yang Bikin Enrekang Bedakan: Tak Ada Tunggakan yang Dibiarkan!
Apa yang membuat Enrekang berbeda dari daerah lain? Sementara banyak daerah masih berjuang dengan tunggakan iuran, Enrekang mengambil langkah tegas dengan menyapu bersih semua kewajiban finansial masa lalu. Langkah ini memberikan kepastian penuh bagi BPJS Kesehatan untuk melayani warga tanpa hambatan birokrasi pembayaran.
Dengan status UHC Madya di genggaman, kesehatan warga kini menjadi pondasi kokoh untuk menggerakkan pembangunan ekonomi daerah ke level yang lebih tinggi.
(Adnan)





