Januari 17, 2026

Pasar Malam di Dekat Masjid Kampale Tuai Protes Warga, Diduga Ada Judi Berkedok Permainan

Screenshot_20260109-211330

PELOPORNEWS.INFO,SIDRAP — Keberadaan pasar malam yang digelar di halaman sebuah pabrik tua dekat Masjid Kampale, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidrap, menuai keluhan dari sejumlah warga.

Selain lokasinya yang dinilai kurang tepat karena berdekatan dengan tempat ibadah, warga juga menyoroti adanya dugaan aktivitas judi ketangkasan yang beroperasi secara terselubung.

Pasar malam tersebut mulai dibuka pada Jumat malam, 9 Januari 2026. Terpantau, lokasi itu dipadati berbagai wahana permainan, baik untuk anak-anak maupun orang dewasa.

Beberapa di antaranya seperti permainan ombak, ayunan, kereta anak-anak, arena lompatan, hingga balon raksasa yang menarik minat pengunjung.

Namun di balik hiburan tersebut, warga mencurigai adanya permainan ketangkasan berhadiah yang diduga mengarah pada praktik perjudian.

Permainan ini diketahui cukup diminati, tidak hanya oleh orang dewasa, tetapi juga anak-anak yang ikut mencoba peruntungan.

Permainan ketangkasan itu berlokasi di sebuah tenda yang ditutupi terpal biru di sisi kiri depan pabrik tua.

Di bawah tenda tersebut, pengunjung memainkan permainan bola gelintir yang diarahkan ke kolom-kolom berwarna.

Apabila bola berhenti pada warna tertentu, pemain yang memasang pada kolom tersebut berhak mendapatkan hadiah.

Hadiah yang disediakan pun beragam, mulai dari rokok, susu, minyak goreng, gula pasir, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.

Pola permainan dan hadiah inilah yang memicu kekhawatiran warga, karena dinilai menyerupai praktik judi dengan kemasan permainan.

Kepala Desa Kampale, Ashar, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kegiatan pasar malam di wilayahnya. Ia menyebut lokasi pasar malam berada di halaman pabrik tua yang jaraknya tidak jauh dari masjid.

“Ya, memang ada pasar malam di halaman pabrik tua dekat masjid,” ujar Ashar.

Namun terkait dugaan adanya aktivitas terselubung berupa judi ketangkasan, Ashar mengaku tidak mengetahui secara pasti.

Ia menyatakan belum menerima laporan resmi mengenai hal tersebut.

Keluhan warga ini pun diharapkan mendapat perhatian dari pihak terkait, agar aktivitas pasar malam tetap berjalan sesuai aturan dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, terlebih karena lokasinya berada di sekitar lingkungan masjid. (*)