Resmikan Sekretariat Baru, DPW IJS Majene Tegaskan Peran Baru: Pusat Karya, Silaturahmi dan Benteng Tangkal Berita Bohong
MAJENE PELOPORNEWS โ Sebuah lembaran baru sejarah pergerakan insan pers di Kabupaten Majene resmi dimulai. Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Jurnalis Sulawesi (DPW IJS) Kabupaten Majene kini memiliki markas dan pusat kegiatan baru yang lebih layak dan representatif. Peresmian yang berlangsung penuh kekhidmatan pada malam hari itu, dihadiri jajaran pengurus, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat IJS Sulawesi Barat, serta Wakil Bupati Majene, menjadi tanda keseriusan organisasi dalam memperkuat peran strategis pers di tengah masyarakat.
Bagi IJS Majene, kehadiran kantor baru ini sama sekali bukan sekadar perpindahan alamat atau seremonial biasa. Sebaliknya, ini dipandang sebagai momentum perubahan arah gerak dan peningkatan kualitas kerja jurnalistik.
Ketua DPW IJS Majene, Syamsuddin, dalam sambutannya menegaskan bahwa tempat ini kelak akan memiliki fungsi ganda yang sangat vital: selain menjadi rumah berkumpul dan wadah silaturahmi, ruangan ini akan berubah menjadi ruang kreativitas, tempat lahirnya tulisan-tulisan berkualitas, sekaligus menjadi benteng pertahanan utama melawan maraknya informasi palsu atau berita bohong yang kerap meresahkan masyarakat.
“Sekretariat ini kami hadirkan bukan sekadar untuk memiliki atap dan alamat. Lebih dari itu, ini adalah tempat berkumpul, tempat bertukar gagasan, tempat kami mengolah dan menulis informasi yang benar. Dan yang paling utama, tempat ini akan menjadi garda terdepan untuk menyaring dan menangkis segala kabar tidak benar atau hoaks yang beredar di masyarakat,” tegas Syamsuddin di hadapan hadirin.
Ia pun berpesan agar fasilitas yang telah diperjuangkan ini dijaga dan dirawat bersama, agar senantiasa nyaman dan menjadi ruang terbaik bagi rekan-rekan jurnalis untuk berkarya dan mengemban amanah menyampaikan informasi yang berimbang.
Dorong Profesionalisme: Kompetensi Adalah Harga Diri
Sementara itu, Ketua Umum DPP IJS Sulawesi Barat, Irham, S.IP., yang baru saja menyelesaikan agenda pelantikan pengurus di Polewali Mandar dan langsung hadir di Majene, menyoroti hal yang lebih mendasar: soal harga diri dan kewajiban profesionalisme insan pers. Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi, beban moral dan tanggung jawab jurnalis semakin berat, terutama bagi rekan-rekan yang belum menempuh uji kompetensi jurnalistik.
“Ada tanggung jawab besar yang kami pikul di pundak dan di hati. Profesi ini menuntut kita untuk terus belajar dan membuktikan kemampuan. Bagi yang belum, mari bertekad segera mengikuti uji kompetensi, karena itu adalah bukti sah kita menjaga standar dan kualitas profesi ini,” ungkap Irham.
Meski begitu, ia menyimpan keyakinan tinggi bahwa wartawan di Majene memiliki kematangan dan integritas yang mumpuni. Ia berharap hubungan erat antara organisasi dan pemerintah daerah terus terjalin, serta meminta Wakil Bupati senantiasa membuka ruang dialog, mengingat pers adalah mitra strategis pembangunan.
Dari Semak Belukar Menjadi Ruang Produktif, Bukti Nyata Kerja Sama
Keberhasilan menata dan menghidupkan tempat baru ini mendapatkan apresiasi istimewa dari Wakil Bupati Majene, DR. Hj. Andi Rita Mariani. Ia bahkan tak segan memuji kerja keras pengurus, mengingat lokasi tersebut dulunya adalah lahan yang tertutup semak belukar dan alang-alang, namun kini berubah wajah menjadi tempat bersih, rapi, dan penuh makna.
“Saya ucapkan selamat dan apresiasi luar biasa. Melihat fakta bahwa tempat yang dulunya dipenuhi semak belukar kini berubah menjadi ruang kerja yang bersih dan indah, ini adalah bukti nyata kerja keras dan kolaborasi yang indah. Ini contoh bagaimana semangat bisa mengubah kondisi,” puji Andi Rita.
Lebih jauh, Wakil Bupati mengingatkan bahwa gedung hanyalah wadah, namun isinya lah yang menentukan kemanfaatan. Ia berharap dari balik dinding sekretariat baru ini, lahir tulisan-tulisan yang cerdas, berisi, dan mampu mencerdaskan pembaca. Pers diharapkan tetap menjadi mitra setia pemerintah, sekaligus berfungsi sebagai jembatan penghubung yang baik untuk menerjemahkan berbagai program dan kebijakan daerah agar mudah dipahami dan diterima oleh masyarakat luas.
“Jadilah penyalur informasi terbaik, sekaligus pendidik publik. Bantu kami menyampaikan apa yang sedang dan akan dilakukan pemerintah demi kemajuan Majene, agar masyarakat paham, mendukung, dan sama-sama bergerak maju,” pungkasnya mengajak seluruh insan pers yang hadir.





