Dandim 1420/Sidrap dan Ketua Persit Laksanakan Sholat Idul Adha di Masjid Al Ikhsan Kodim
PELOPORNEWS.SIDRAP – Komandan Kodim (Dandim) 1420/Sidrap, Letkol Inf Andi Zulhakim Asdar, S.H.I., M.H.I. bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang KCK XLIV DIM 1420/Sidrap, Ny. Riana Andi Zulhakim, turut serta dan melaksanakan Sholat Idul Adha 10 Zulhijjah 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi. Ibadah dilaksanakan secara khidmat di Masjid Al Ikhsan Kodim 1420/Sidrap, Jl. Jenderal Sudirman, Kelurahan Majjelling Wattang, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang, Rabu (27/5/2026).
Kegiatan keagamaan yang dimulai pukul 08.00 WITA ini berjalan aman, lancar, dan kondusif. Turut hadir dalam kesempatan tersebut para Perwira Staf (Pasi), Komandan Rayon Militer (Danramil) jajaran Kodim 1420/Sidrap, para Bintara, Tamtama, serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkungan Kodim. Selain itu, hadir pula pengurus dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang KCK XLIV DIM 1420/Sidrap, serta para jamaah Masjid Al Ikhsan.
Dalam kesempatan itu, khutbah Idul Adha dibawakan oleh Ir. Ahmad Syarir selaku Pengurus Masjid Al Ikhsan Kodim 1420/Sidrap. Ia mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menaati segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Ia menegaskan bahwa Idul Adha mengajarkan makna keikhlasan, pengorbanan, dan ketaatan yang telah dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
“Nabi Ibrahim AS menunjukkan ketaatan luar biasa saat menerima perintah Allah, dan Nabi Ismail AS pun ikhlas menerimanya. Dari kisah ini kita belajar, iman dan ketakwaan harus lebih diutamakan daripada kepentingan duniawi,” ujar Ahmad Syarir di hadapan jamaah.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ibadah kurban bukan sekadar menyembelih hewan, melainkan wujud nyata berbagi kepada sesama, membantu fakir miskin, serta memperkuat persaudaraan. Ia juga mengingatkan agar makna kurban dimaknai sebagai upaya menyembelih sifat sombong, egois, dan kecintaan berlebihan pada dunia.
“Mari jadikan momentum Idul Adha ini sarana memperbaiki diri, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kepedulian sosial dan persatuan umat. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita, mengampuni dosa, dan memberi keberkahan bagi keluarga serta masyarakat,” tambahnya.





