April 18, 2026

MENGESALKAN.! Korban Penipuan Rp100 Ribu & Hack Akun, Laporan Nai Ditolak Polres Sidrap: “Katanya Tidak Ada Korban?”

SGN_04_18_2026_1776514724892

SIDRAP PELOPORNEWS – Sebuah kejadian memilukan dan sangat mengesalkan menimpa pemilik akun TikTok populer “Kopi Pahit” yang dikenal dengan nama NAI MAFFIANGIN. Dirinya tidak hanya menjadi korban penipuan online, tetapi akun miliknya yang sudah menghasilkan uang justru diretas dan disalahgunakan, namun saat melapor ke kepolisian, laporannya justru ditolak dengan alasan yang tidak masuk akal.

Kekecewaan mendalam ini disampaikan langsung oleh Lanai nama panggilan Akrabnya kepada awak media, Sabtu (18/4/2026).

 

😡 KATA-KATA KESAL LANAI: “SAYA SENDIRI YANG DIRUGIKAN, MASA DIBILANG TIDAK ADA KORBAN?!”

Dengan nada suara yang penuh emosi dan kekecewaan, Lanai meluapkan kekesalannya atas penanganan kasus yang menimpanya.

“Saya benar-benar kecewa dan merasa tidak dilindungi. Saat saya melapor ke Polres Sidrap, laporan saya justru ditolak mentah-mentah dengan alasan bahwa ‘tidak ada korban dalam laporan ini’. Padahal jelas-jelas SAYA SENDIRI yang menjadi korban dan dirugikan secara materi maupun non materi!” ujar Lanai dengan nada tinggi.

 

“Masa iya orang yang sudah dirugikan, akunnya dibobol, uangnya hilang, malah dibilang tidak ada korban? Ini sangat menyakitkan dan membuat kami warganet merasa tidak ada perlindungan hukum,” tambahnya kesal.

 

📉 KRONOLOGI: Korban Tawaran Murah, Akun Justru Dihack

Berikut adalah rangkaian peristiwa yang dialami oleh Lanai:

 

1. Awal Mula: Tertarik Harga Murah

Kejadian bermula ketika Lanai ditawari CoinXT oleh salah satu pengguna TikTok dengan harga yang dinilai murah dan menggiurkan. Karena tertarik, Lanai menyetujuinya.

2. Pembayaran: QRIS Rp 100.000

Lanai diminta melakukan pembayaran via scan QR Code sebesar Rp 100.000. Uang pun langsung ditransfer.

3. Modus Penipuan: Barang Tidak Dikirim

Namun, setelah uang diterima penjual, coin yang ditunggu-tunggu tidak kunjung dikirim. Pelaku memberikan berbagai alasan berbelit-belit hingga akhirnya akun tersebut tidak bisa dihubungi sama sekali alias blokir.

4. Puncak Masalah: Akun Diretas & Disalahgunakan

Bukan hanya uang Rp 100 ribu yang hilang, kejadian yang jauh lebih parah menimpa Lanai. Akun TikTok “Kopi Pahit” miliknya justru diretas oleh pihak tidak bertanggung jawab!

 

Akun yang sudah terkenal dan memiliki penghasilan tersebut diubah namanya dan identitasnya, lalu digunakan oleh hacker untuk memarkan (promosi) dan menawarkan penjualan motor. Sangat merugikan nama baik dan usaha Lanai selama ini.

 

💔 KERUGIAN BESAR: Akun yang Sudah Berpenghasilan

Lanai menegaskan, akun yang dihack tersebut bukan akun sembarangan.

 

“Akun ‘Kopi Pahit’ itu sudah berpenghasilan, sudah ada omsetnya, dan sudah memiliki banyak pengikut. Tapi karena ulah oknum tidak bertanggung jawab ini, akun saya kini rusak dan disalahgunakan untuk hal yang tidak benar,” jelasnya.

 

Karena kerugian yang sangat besar ini, Lanai bergegas melapor ke Polres Sidrap berharap ada tindakan hukum, namun sayang harapan itu pupus karena laporannya dianggap tidak memiliki korban.

 

🚨 TUNTUTAN: Minta Kepolisian Bertindak Profesional

Lanai berharap pihak kepolisian, khususnya Polres Sidrap, dapat lebih tanggap dan memahami kondisi korban kejahatan siber.

 

“Kami hanya meminta keadilan dan perlindungan. Jangan biarkan penjahat bebas berkeliaran merugikan orang lain hanya karena laporannya dianggap sepele,” pungkasnya.

 

Hingga saat ini, kasus ini masih menjadi tanda tanya besar dan membuat publik bertanya-tanya, bagaimana caranya agar bisa dilindungi hukum jika melapor saja sudah ditolak? ( MsH )